Senin, 13 April 2015

Manusia sebagai Makhluk Individu

Manusia Sebagai Makkhluk Individu 

Individu berasal dari kata "In" dan "Divided" yang dalam bahasa inggris 'In' salah satunya mengandung arti Tidak , sedangkan 'Devided' artinya Terbagi. Jadi individu artinya Tidak Terbagi, atau suatu kesatuan.
Sedangkan dalam bahasa latin, Individu berasal dari kata "Individium" yang berarti yang tak terbagi, Jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dibagi-bagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan sehingga sering digunakan sebagai sebutan "orang-seorang" atau "manusia perorangan".

Individu merupakan kesatuan aspek jasmani dan rohani. Dengan kemampuan rohaninya individu dapat berhubungan dan berfikir serta dengan pikirannya itu mengendalikan dan memimpin kesanggupan akali dan kesanggupan budi untuk mengatasi segala masalah dan kenyataan yang dialaminya.

Manusia sebagai makhluk individu memiliki beberapa unsur, diantaranya :

  • Unsur Jasmani dan Rohani
  • Unsur Fisik dan Psikis
  • Unsur Raga dan Jiwa
Seseorang dapat dikatakan sebagai makhluk individu apabila unsur-unsur tersebut menyatu dalam dirinya. Jika unsure tersebut sudah tidak menyatu lagi, maka seseorang tidak dapat dikatakan sebagai makhluk individu.

Individu lahir memiliki perbedaan antara satu sama lain maksudnya adalah tidak ada dua orang manusia yang sama dalam segala hal sekalipun dia lahir dalan satu rahim seperti anak kembar. Karena perbedaan inilah maka terjadi keharmonisan dalam dinamika kehidupan manusia.
Individu berkembang menjadi pribadi, proses perkembangannya disebut Individualitas. Individu yang baru lahir / bayi belum memiliki kepribadian, sedangkan individu yang berkembang melalui proses Individualitas akan menghasilkan manusia yang memiliki kepribadian.

Kepribadian adalah keseluruhan perilaku individu sebagai hasil interaksi antara potensi-potensi BIO-Psikofisikal yang terbawa sejak lahir dengan rangkaian lingkungan yang terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental psikologisnya.

Sumber: http://wahyunitriu.blogspot.com/2014/10/manusia-sebagai-makhluk-individu-dan.html

Manusia sebagai Makhluk Budaya

Manusia adalah salah satu makhluk Tuhan di dunia. Makhluk Tuhan di alam ini dapat dibagi yaitu : Alam – tumbuhan , Binatang – Manusia.Sifat-sifat yang dimiliki dari keempat makhluk diatas adalah :
1. Alam memiliki sifat wujud
2. Tumbuhan memilliki sifat wujud dan hidup
3. Binatang memiliki sifat wujud,hidup dan dibekali nafsu
4. Manusia memiliki sifat wujud,hidup,dibekali nafsu,serta akal budi
Akal budi merupakan kelebihan yang dimiliki oleh manusia. Akal adalah kemampuan berpikir manusia sebagai kodrat. Budi artinya akal juga atau arti lain bagian dari hati. Bahasa Sanskerta Budi yaitu Budh yang artinya akal.Hal ini dilengkap oleh kamus Lengkap Bahasa Indonesia Budi adalah bagian dari kata hati yang berupa paduan akal dan perasaan yang dapat membedakan baik dan buruk. Istilah lain dari kata budi yaitu :
- Tabiat
- Peranggai dan
- Akhlak
- Dengan akal dan budi inilah manusia mampu menciptakan bebagai hal antara lain :
- Menciptakan
- kreasi
- Memperlakukan
- Memperbaruhi
- Memperbaiki
- Mengembangkan dan
- Meningkatkan sesuatu

Sumber: http://tamrinarea.blogspot.com/2015/01/hakikat-manusia-sebagai-makhluk-budaya.html

Minggu, 01 Maret 2015

Keragaman Budaya sebagai Aset Bangsa

Selain  itu,  keanekaragaman  budaya  yang  ada  yaitu  lebih  dari  300  suku  bangsa,  lebih  dari  700 ragam bahasa dan lebih dari 17.000 pulau juga menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang  unik yang merupakan tempat berkumpulnya berbagai kelompok masyarakat dengan sistem sosial yang berbeda dan kondisi alam yang beragam.

Potensi  seni  dan  budaya  di  Indonesia  sudah  dikenal  di  dunia  internasional.  Indonesia  memiliki banyak  desainer,  seniman,  arsitek,  artis  panggung,  musisi,  produser,  dan  sutradara  berkelas internasional.  Produk‐produk  khas  Indonesia  seperti  batik,  songket  Palembang,  patung  Bali, keunikan Papua, berbagai kreasi Jawa Barat, sampai kepada mebel Jepara, juga telah diakui di mancanegara.

Parawisata adalah salah satu kegiatan ekonomi yang bersumber dari pengembangan potensi keragaman budaya Indonesia. Potensi keragaman dan keunikan budaya Indonesia dari sejak dulu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Beberapa daerah di Indonesia seperti Bali, Lombok, Maluku, Sulawesi, dan Papua menyuguhkan pengalaman wisata yang sulit dilupakan oleh wisatawan. Bahkan, objek wisata yang terdapat di daerah-daerah tersebut menjadi tujuan wisata dari wisatawan mancanegara. Tercatat ribuan wisatawan asing mengunjungi Indonesia setiap tahunnya.

Hal ini tentu mendatangkan devisa negara dalam jumlah besar, sehingga kegiatan pariwisata menjadi kegiatan ekonomi andalan nasional.